• January 30, 2023
  • Last Update January 30, 2023 6:59 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Hidup Sederhana, Putra Bupati Lombok Timur Tidak Canggung Makan Nasi Bungkus Bersama Warga

Hidup Sederhana, Putra Bupati Lombok Timur Tidak Canggung Makan Nasi Bungkus Bersama Warga

Lotim sergapye–Kendati Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmys sudah  dua periode memimpin daerah Gumi Selaparang, namun tidak banyak masyarakat yang tahu keluarga besar bupati yang digadang gadang mengganti Gubernur NTB  Zulkieflimansyah pada pilgub tahun 2024.

Dalam keluarga Sukiman Azmy, hidup sederhana bagian dari keseharian yang dicontohkan ke masyarakat. Tidak ada pernak pernik yang menonjol layaknya pejabat lainnya apalagi sekelas jabatan bupati yang hidup bergelimang lebih diatas setrata masyarakat lainnya.

Keteladanan dan kesederhanaan Sukiman Azmy juga ditularkan kepada anak anaknya. bupati Sukiman memiliki tiga anak yang sudah menanjak remaja dan  dewasa.

Satu dari tiga putra Sukiman Azmy bernama Harisma Aly Satria (anak nomor dua),  pada  Minggu kemarin dia juga  nonton WSBK  bersama para penonton yang lain.

Disela sela kerumunan warga penonton WSbK, Ali Satrya tidak merasa canggung berbaur dengan warga lainnya. Bahkan  Pria yang akrab dipanggil Bang Ayik ini, bersama yang lainnya makan nasi bungkus bersama penonton yang lain di bawah tribun.

Putra  ke dua Sukiman Azmy ini tampak  menikmati santapan i nasi bungkus tersebut, Menurutnya, sebagai putra orang nomor 1 di Lotim, tentu bukan sebuah keharusan makan di cafe di sekitar Sirkuit. Alasannya membeli makan di pedagang kaki lima di sekitar sirkuit, sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat sekitar, terutama para ibu-ibu yang berjualan nasi bungkus.

“Jadi tidak ada salahnya kita makan dimana saja mau anak bupati, atau siapapun, yang penting kan bisa makan,”ucapnya.

Event WSBK kata dia, merupakan hal yang harus didukung dan di sukseskan, mengingat event ini adalah milik masyarakat NTB, apalagi ajang ini merupakan peluang bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produk-produknya. Sehingga kata dia, masyarakat harus bangga dengan adanya sirkuit Mandalika, mengingat saat ini Lombok masih dalam upaya pemulihan ekonomi pasca Pandemi covid-19.

“Event ini tentu peluang untuk meningkatkan gairah ekonomi masyarakat kita, khususnya di Pulau Lombok,” tandasnya.

Ia berharap dengan adanya, event ini khususnya para pedagang kecil bisa mendapatkan manfaat, sehingga ekonomi NTB khususnya Lombok semakin maju dan berkembang.

“Mari kita sama-sama membantu masyarakat, dalam hal-hal yang kecil karena tidak seberapa bagi kita namun besar bagi mereka,” ujarnya (Bayu Pardi pratama)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *