• February 27, 2024
  • Last Update February 26, 2024 7:58 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Sekda Kukuhkan Genre Lotim, Diharap Mampu Motivasi Membangun Desa

Sekda Kukuhkan Genre Lotim, Diharap Mampu Motivasi Membangun Desa

Lotim sergapye—Mewakili Bupati Lombok Timur, Sekretaris Daerah (Sekda)  HM. Juaini Taofik  melantik dan mengukuhkan  remaja-remaja terbaik sebagai Duta Genre Gumi Selaparang.

Sekda mengucapkan selamat kepada Genre dan berharap remaja sebagai ujung tombak keberlangsungan negara terutama di Lombok Timur mampu memberikan sumbangsih pemikiran, motivasi dan kemampuan lainnya untuk membangun daerahnya terutama kemajuan pembangunan pedesaan.

“Saya titip ke kadis PMD untuk mengantar Duta Genre ke desa. Ini program pemerintah. Bukan program saing-saingan,” pesannya.

Kegiatan ini digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur, Pelantikan dan Pembekalan Duta Genre Desa, bertempat di aula Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Sabtu (20/5/2023).

Kepala DP3AKB, H. Ahmad langsung memandu Duta Genre Desa membacakan ikrar dalam pelantikan tersebut.

Kepada wartawan, H. Ahmad mengatakan keberadaan Duta Genre Desa akan memberikan kontribusi dalam penurunan stunting dan pernikahan dini. Serta berkontribusi dalam penanganan masalah remaja lainnya, seperti narkotika dan seks bebas.

“Yang namanya remaja, sulit bercerita dengan orang yang lebih tua. Kalau dengan sebaya, mereka akan lebih terbuka,” ujarnya

Oleh karenanya para Duta Genre Desa ini berasal dari remaja-remaja terbaik di tingkat desa yang telah lolos dalam proses seleksi.

Dengan memberikan edukasi kepada teman sebayanya tentang narkotika dan erkawinan anak. Kolaborasi dengan Dukcapil untuk mendapat administrasi kependudukan. Masa kerja Duta Genre Desa juga dibatasi hanya satu tahun, agar mereka yang telah melewati batas usia diganti dengan yang remaja yang lebih muda.

Kehadiran Duta Genre bukan merupakan hal yang baru, sebelumnya Duta Genre telah ada di tingkat Provinsi dan Kabupaten.

“Ini bukan hal yang baru. Kalau kemarin hanya ada di Provinsi dan Kabupaten, tapi kali ini hingga tingkat desa,” terangnya.

Sementara, Kepala Perwakilan Wilayah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTB, Lalu Makripuddin, mengatakan Duta Genre Desa dibentuk agar menjadi generasi yang unggul, sehat, dan cerdas.

Disadari, penyelesaian permasalahan di Lombok Timur menjadi tolak ukur penyelesaian masalah di NTB. Sehingga Pemerintah Provinsi memberikan perhatian khusus pada penangan permasalahan stunting serta faktor-faktor lain penyebabnya.

“Beberapa langkah nyata dukungan Pemprov seperti penambahan tenaga P3K dari BKKBN. Termasuk anggaran juga kita berikan,” sebutnya.*

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *