• February 27, 2024
  • Last Update February 26, 2024 7:58 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Pojok Jurnalis FJLT Hadirkan Kadis BPMD Bahas Pelaksanaan Pilkades Serentak Lotim

Pojok Jurnalis FJLT Hadirkan Kadis BPMD Bahas Pelaksanaan Pilkades Serentak Lotim

Lotim Sergapye – Sebagai implementasi tanggung jawab membangun bdaerah. Melalui publis media, Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT) kembali menggelar kegiatan bertajuk pojok jurnalis ke-12, bertempat di Caffe and Resto Seco, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Sabtu (11/3).

Pojok jurnalis ke-12 kali, FJLT mengangkat tema yang lagi hangat di. Masyarakat yakni “Pilkades Serentak 2023 di Bumi Patuh Karya”  menggandeng Seleparang TV dan mengundang narasumber  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lombok Timur, Salmun Rahman.

Dipandu oleh host dari Seleparang TV, Sima, Kadis PMD Salmun menyampaikan pentingnya peran jurnalis dalam mensukseskan Pilkades serentak 2023 di bumi patuh karya.

Hal ini dikarenakan hadirnya wartawan sebagai media yang bertugas memberitakan apa-apa saja yang berkembang di lapangan sangat penting, demi menjamin tak berkembangnya informasi bohong (Hoax) di masyarakat.

“Saya dari PMD dan panitia baik didesa dan kecamatan dan juga seluruh KPPS untuk jangan takut dan jangan hindari wartawan, jawab mereka apa adanya yang kita ketahui,” ucap Salmun dihadapan puluhan wartawan yang hadir pada acara tersebut.

Ia juga meyakini kontribusi wartawan juga telah ikut serta menciptakan iklim damai pada pilkades 2023 di Lombok Timur hingga saat ini.

Hal ini dikarenakan opini publik sangat dipengaruhi oleh berita khususnya dari para jurnalis.

Namun disampaikannya, para wartawan tentunya harus memberitakan sesuatu dengan sebenar-benarnya. Karena berita yang baik menurutnya adalah berita yang benar sesuai fakta, selain itu berita yang baik juga menurutnya dinilai dari kebermanfaatannya.

“Dan saya yakin beraama temen-temen wartawan saya harapkan kerjasama menyajikan berita yang betul adanya dan berimbang, dan tentu menarik adalah modal awal mensukseskan Pilkades 2023 ini,” tegasnya.

Dikatakannya, peran wartawan juga bisa memberikan pencerahan dan sebaliknya bahaya bagi publik jika yang disampaikan adalah berita yang tidak benar.

Dilain pihak, Ketua FJLT Rusliadi mengakui hadirnya wartawan akan menentukan arah Pilkades 2023

Mengngat begitu bergengsinya Pilkades serentak 2023 ini, Rusliadi juga menekankan keberimbangan para jurnalis dalam menyajikan berita sebelum dan sesudah di mulainya Pilkades serentak pada maret 2023 ini.

“Dwngan 53 desa, Rasanya Pilkades serentak 2023 di Lombok Timur sama dengan Pilkada, cuman bicara soal produk jurnalis yang dihadirkan ke publik masing-masing berbeda tergantng pendekatan,”

“Karena kita sebagai Jurnalis melihat dari segi send of news yang dibangun adalah sisi keunikan dari peristiwa itu, hingga apa yang paling menarik di desa itu yang kamibliput,” terangnya.

Namun diakuinya, terkadang jurnalis saat ni kelemahannya ada pada sumber data, hal ini juga berdampak pada para pihak yang terkadang enggan mengeluarkan statmen jika berhadapan dengan konflik.

Padahal dikatakannya, prinsip kerja jurnalis adalah pewarta bukan pembawa petaka, hingga hasil kerja jurnalis jangan dinilai negatif terlebih dahulu.

Khususnya di FJLT, ia meyakini para jurnalis yang terkabung adalah mereka yang sepenuhnya memberitakan karena berita bukan atas dasar kepentingan pribadi.

“Kita di FJLT 12 kali kita tekankan di pojok jurnalis untuk itu, utamanya bagaimana memberitakan sesuai fakta dan data, dan berimbang,” tegasnya.

Hingga bagi jurnalis kata dia, yang paling penting adalah memposisikan diri sesuai dengan kode etik yang ada.

“Seperti salah satunya menyajikan berita dengan bahasa yang sesuai dengan kode etik, tidak provokatif, mengandung sara, dan berkata cabul atau kotor,” tutupnya.(batu)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *