• October 3, 2023
  • Last Update October 1, 2023 8:36 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Berwisata ke Pantai Setangi, Dua Remaja Dibawa Pulang jadi Mayat

Berwisata ke Pantai Setangi, Dua Remaja Dibawa Pulang jadi Mayat

*2 dari 3 Wisatawan Tewas Terseret Arus Saat Mandi Di Pantai Setangi KLU*

Lombok Utara sergye–Nasib dan takdir menjadi rahasia yang maha Kuasa, dua dari tiga remaja yang pergi menikmati ombak pantai Setangi dibawa pulang menjadi mayat. Korban tewas saat berenang di pantai tersebut.

Merekaterseret arus saat mandi di pantai setangi Dusun Setangi Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara.

Suasana santai libur lebaran wisatawan di pantai Setangi Desa Malaka seketika berubah menjadi sebuah tragedi.tiga wisatawan yang diketahui datang dari kota Mataram, dikabarkan terseret arus saat mandi, pada Selasa sore (25/4/2023).

Satu diantara mereka berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ketepian, namun dua diantaranya meninggal dunia.

Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta SIK MH melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Eka Arya Mardiwinata SH MH ditempat terpisah menyampaikan kepada awak media di ruang kerjanya bahwa dengan adanya laporan tentang tenggelamnya wisatawan lokal di Pantai Setangi, dirinya langsung memerintahkan anggotanya dengan mengandeng dari Tim SAR dan Polairud yang sudah standbay di lokasi kunjungan wisata pantai Setangi langsung mendatangi TKP.

“Dibantu warga setempat untuk mencari warga yang di duga telah tenggelam” ujar Kapolsek

Disampaikan juga olehnya, atas kejadian tersebut Gabungan Tim dan masyarakat berusaha melakukan pencarian atas dugaan hilangnya wisatawan lokal yang di duga terseret arus.

“Pencarian tersebut dilakukan oleh Tim gabungan kurang kebih satu jam, namun naas, saat ditemukan nyawa kedua korban sudah tidak tertolong” Tutur Andi, saksi mata di TKP.

Polri bersma Tim SAR dibantu warga melakukan evakuasi terhadap jazad kedua korban terseret arus untuk dilakukan pemeriksaan oleh team Medis.

Sementara musibah ini terjadi diduga akibat cuaca buruk dan ombak besar disertai turunnya hujan yang sangat lebat pada saat kejadian dan korban tidak bisa berenang.

“Dari identifikasi jenazah kedua korban meninggal dunia disebutkan atas nama Maiza (16th), Algi (14th). Dan satu korban selamat atas nama Kamil (16th). Ketiganya merupakan warga Lingkungan Karang Genteng Kelurahan Pagutan Kota Mataram”.

Kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan liburan di pinggir pantai agar selalu berperan aktif untuk memantau aktifitas putra putrinya yang berenang di pantai termasuk juga para pengelola jasa water sport untuk peduli terhadap para pengunjung wisata, Mengingat saat ini cuaca extrem yang dapat membahayakan para pengunjung, “himbau nya. (smile)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *