• February 5, 2023
  • Last Update February 5, 2023 6:51 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Kakek di Lombok Timur Pingsan Digebuk Warga, Ketahuan Cabuli Cucunya

Kakek di Lombok Timur Pingsan Digebuk Warga, Ketahuan Cabuli Cucunya

Lotim Sergapye —Seorang kakek di Lombok Timur digebuk massa hingga pingsan. Lelaki bangkotan berusia 60 tahun insial IH melakukan perbuatan asusila kepada cucunya, sebut saja Bunga 19 tahun.

Sekitar pukul 11 siang Selasa 27 Desember 2022, kakek IH pulang ke rumah dan dalam keadaan sepi. Sementara Bunga saat itu ditemukan  sedang mandi di rumah yersebut.

Tanpa berpikir panjang kakek tersebut menerobos ke kamar mandi dan langsung memeluk korbannya. Bahkan pelaku memaksa Bunga masuk kamar. Dalam kondisi telanjang Bunga berlari ke dalam kamar disusul kakek bejat tersebut.

Meski korban Sempat menolak dan meronta, pelaku yang sudah kesetanan melihat tubuh cucunya terus merangsak. Hingga terjadilah perlakuan tidak senonoh kepada Bunga.

Korban yang berteriak-teriak didengar warga sekitar, hingga massa menerobos ke dalam rumah,” ujar warga kepada Sergapye.

Melihat perlakuan tidak senonoh pelaku terhadap cucunya membuat emosional warga tidak terbendung. Pelaku IH dihajar di bogem dan ditendang hingga pingsan. Kerumunan warga yang terus berdatangan ke TKP makin membuat suasana tidak tenang, untungnya polisi cepat datang dan bertindak sebelum pelaku dibunuh.

Dalam kondisi ricuh, pihak kepolisian berhasil mengevakuasi pelaku dari tempat itu dan langsung dibawa ke Polsek Pringgabaya. Warga yang merasa keberatan perbuatan kakek bejat itu tidak puas dan ramai ramai datang ke kantor Polsek.

Untuk menghindari perbuatan main hakim dari warga, pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polres Lombok Timur. Saat diintrogasi penyidik di Polres Lotim kakek IH terlihat merunduk namun dia tidak membantah telah berbuat tidak senonoh kepada cucunya.

“Saya hilaf dan menyesal telah melakukan perbuatan tercela kepada cucu saya sendiri, apapun hukuman saya terima dan saya sudah minta maaf kepada keluarga dan korban,”akunya.

Kapolres Lombok Timur melalui Kasi Humas Iptu Nikolas mengatakan, terduga pelaku masih dalam proses dan korbannya sudah divisum di Rumah Sakit.

Bila pengakuan korban keterangan saksi dan hasil visum terhadap korban benar, kata Nikolas pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. “Kita tunggu saja, pelaku masih proses pemeriksaan,”kata Nikolas.

Sumber terpercaya sergapye menyebutkan, sebelum diketahuinya perbuatan IH. Kakek bangkotan ini juga pernah menggerayangi tubuh Bunga hingga kebagian sensitif.

Ketika itu Bunga bercerita mau pergi ke Mataram mencari pekerjaan. Namun, oleh sang Kakek meminta agar Bunga membuang aura negatif yang ada di tubuhnya.

Kakek IH kemudian mengobati Bunga untuk membuang aura negatif tersebut. Bila hilang aura negatif dan berganti aura positif maka dia akan cepat memperoleh pekerjaan dan senangi di tempatnya bekerja.

Anehnya syarat yang diminta sang kakek Bunga harus di mandikan sendiri dengan tanpa busana. Karena ingin cepat dapat kerja, Bunga mengikuti saran kakeknya

Ketika Bunga di mandikan dalam kondisi bugil dari bagian kepala hingga kakinya, kakek 60 tahun tergoda kemolekan tubuh cucunya. Pelaku IH meraba raba bagian sensitif korbannya, meski korban sempat menepis tangan usil sang kakek.

Peristiwa tiga bulan lalu itu tidak pernah diceritakan korban, aib itu menjadi rahasianya sendiri. Ironisnya kejadian itu terulang lagi dan sang kakek kembali ingin menyetubuhi korban saat rumah dalam keadaan sepi. Namun kali ini korban Bunga melakukan perlawanan hingga sang kakek di hajar warga hingga pingsan dan dimasukkan ke terali penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Bayu)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *