• June 21, 2024
  • Last Update June 20, 2024 9:26 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Akibat Seks Bebas, Korban AIDS di Lombok Timur Cenderung Meningkat

Akibat Seks Bebas, Korban AIDS di Lombok Timur Cenderung  Meningkat

Lotim Sergapye – Selama tiga tahun terakhir, ada kecendrungan peningkatan penyakit HIV untuk pria dan wanita dewasa di Lombok Timur. hal itu diungkapkan Kabid P3KL Dinas Kesehatan Lotim, Budiman kepada wartawan di kantor nya, Rabu (31/8)

Peningkatan kasus HIV AIDS disebabkan banyak faktor, selain akibat doyan hubungan bebas diluar nikah, oleh lesbian dan gay. “Korban Aids dari komunitas LGBT atau penyuka sejenis oleh komunitas LSL (lelaki sex lelaki), ” Cukup besar kataBudiman.

Pemkab melalui dinas Kesehatan telah melakukan pemetaan kelompok rentang HIV AIDS. Pada bulan Agustus ini saja, Dikes telah memetakan dan membuat kelompok- kelompok kunci. Mulai dari WPS (wanita pekerja sex) , Waria , termasuk juga LSL

“HIV juga di sebabkan oleh berhubungan dengan banyak orang,dan menular dari cairan tubuh seperti donor darah, dan bisa juga dari suntikan.” Sebutnya.

Dari data kasus HIV AIDS di 3 tahun terakhir, pada  tahun 2020 penderita HIV berjumlah 18 kemudian yang AIDS 3 , di tahun 2021 Jumlah kasus HIV 27 kemudian AIDS 11, di tahun 2022 kasus HIV ada 18 dan 13 yg AIDS.

Dinas Kesehatan juga memberikan pengobatan secara gratis jika ada korban HIV, pengobatan bisa dilakukan bisa di puskesmas
maupun rumah sakit yang telah di tunjuk,” ujar Budiman.

Disebut kan perbandingan laki dan perempuan yang jadi korban penyakit AIDs, katanya didominasi laki laki.  “Dari sisi jenis kelamin yang megidap HIV lebih banyak laki-laki ada 86 persen dari total kasus HIV AIDS, ” Tandasnya.

Diimbaunya  masyarakat untuk menghindari sex yang berganti-ganti pasangan,  hindari juga penggunaan jarum suntik yang berganti-gantian bagi pengguna narkoba dan juga tetap melakukan edukasi kepada masyarakat yang berprilaku sex menyimpang.(Bayu)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *