• April 16, 2024
  • Last Update April 16, 2024 11:59 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Masyarakat Sembalun Resah, Isu Penculikan Anak Bertebaran di Masyarakat

Masyarakat Sembalun Resah, Isu Penculikan Anak Bertebaran di Masyarakat

Marak Isu Penculikan Anak, Kapolsek Sembalun Himbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

Lotim   sergapye–Masivnya isu penculikan anak melalui media sosial maupun cerita dari mulut ke mulut membuat masyarakat Sembalun Lombok Timur resah. Warga yang tinggal di kaki Gunung Rinjani itu mulai mengawasi anak anaknya yang pergi sekolah maupun saat berada di rumah.

Kapolsek Sembalun AKP Lalu Panca Warsa menyayangkan terjadinya kegaduhan yang ditimbulkan akibat maraknya isu penculikan anak yang beredar luas di tengah masyarakat Sembalun dalam beberapa hari terakhir ini.

Hal itu diungkapkan saat melakukan giat Jum’at Curhat bersama stakeholder dan tokoh masyarakat desa Sembalun Timba Gading,
yang dilaksanakan di aula kantor Desa Sembalun Timba Gading,  Jum’at (3/1).

“Maraknya isu penculikan anak yang beredar di tengah masyarakat saat ini, sangat kita sayangkan. isu yang beredar selama ini Hoax (berita bohong),” pungkas Kapolsek Sembalun, AKP Lalu Panca Warsa SH.

Menurut Panca, isu yang berkembang luas ditengah masyarakat Lombok, khususnya di Sembalun akhir-akhir ini sudah mengganggu ketenangan masyarakat. padahal faktanya sejauh ini kebenaran berita tersebut masih simpang siur, belum ada bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Mungkin benar kesaksian para penyintas yang mengaku hendak diculik dan sebagainya, tapi ada kejanggalan yang juga harusnya didalami dari fenomena isu penculikan ini,” kata Panca.

Dikatakan, jika dicermati isu yang beredar ini cukup janggal mengingat dari beberapa lokus, isu yang beredar terjadi dalam kurun waktu yang cukup berdekatan. seakan ingin menggiring opini publik bahwa ada aksi massif dan terorganisir yang sedang mengincar keselamatan anak-anak.

“Ini siklus lima tahunan, setiap mau pemilu pasti isu penculikan itu terjadi. Jangan sampai terjadi seperti di Narmada, Sekdes Madain mengeluarkan himbauan terkait itu. Padahal beliau tidak tahu persis kejadiannya,” ujarnya.

Dalam situasi kesimpang siuran isu ini, ia menghimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu Hoax penculikan anak.

“Mari bijak dan dewasa menggunakan medsos, jika ada berita atau isu-isu yang meresahkan masyarakat. Silahkan langsung menghubungi Kapolsek Sembalun, atau lewat Facebook dan Instagram Polsek Sembalun,” kata Panca.

Jika isu ini terus berkembang ditengah masyarakat, dikhawatirkan akan bedampak kepada kamtibmas di daerah setempat khususnya di Sembalun. Terlebih Sembalun sebagai tujuan kunjungan para wisatawan lokal, domestik dan manca negara.

Tidak ada salahnya untuk waspada, dan tidak ada salah juga jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas (Hoax). Telusuri dulu kebenaran informasinya, dan yang terpenting jangan lalai mengawasi dan mengontrol anak-anak kita, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,

“Jangan sampai masyarakat kita salah tangkap orang, apa lagi main hakim sendiri karena termakan isu Hoax penculikan anak. Belum tentu orang asing yang datang ke Sembalun berniat seperti itu, siapa tau mereka hanya sekedar jalan-jalan atau silaturahmi ke kelurga dan sahabatnya yang ada di Sembalun,” tutup Panca.(ros)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *