• December 10, 2022
  • Last Update December 9, 2022 9:50 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Diduga melakukan Penipuan Sales Marketing di Salah Satu Dealer Sepeda Motor di Mataram Diamankan

Diduga melakukan Penipuan Sales Marketing di Salah Satu Dealer Sepeda Motor di Mataram Diamankan

Mataram sergapye— Seorang Sales Marketing di salah satu Dealer Sepeda motor di Kota Mataram  dilaporkan ke Mapolresta pada 9 November 2022..

Wanita berparas ayu ini dilaporan dalam kasus  penipuan oleh  korban (IU) prempuan 20 tahun asal Bima dan kini beramat di kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

“Korban berencana mau membeli sepeda motor di dealer tempatnya terduga bekerja, kemudian menyerahkan sejumlah uang tunai sebagai uang muka yang diserahkan secara transfer ke rekening terduga. Namun karena apa yang dipesan korban tidak ada sampai waktu yang diberikan terduga, akhirnya korban melaporkan peristiwa tersebut,”ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa SIK dam sebuah konferensi pers yang dilaksanakan di gedung Wira Graha Pratama Polresta Mataram, (21/11/2022).

Atas laporan tersebut terduga yang bernama DN, Perempuan 24 tahun alamat KTP Kabupaten Sumbawa tersebut diamankan Tim Reskrim Polresta Mataram di kosnya di kota Mataram.

Berdasarkan laporan yang masuk dan berdasarkan keterangan terduga saat di periksa bahwa ada beberapa orang yang telah menyerahkan uang muka untuk pembelian unit sepeda motor baru di dealer tempat terduga bekerja. Jumlah uang muka yang diterima melalui rekening terduka sebesar total 32 juta rupiah.

“Terduga mengakui telah melakukan peristiwa tersebut, dan menurut pengakuannya, uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari hari,”jelas Kadek.

Namun menurut Kadek, baik sejumlah korban maupun terduga akan melakukan penyelesaian secara kekeluargaan, dimana berdasarkan keterangan terduga, keluarganya siap mengganti sejumlah uang yang disetor korban.

“Kita lagi menunggu untuk memfasilitasi penyelesaian secara Restorative Justice (RJ). Dan ini merurutnya kesepakatan korban dan terduga. Kita menunggu saja. Untuk sementara terduga kami amankan dulu sampai prosesnya selesai,”sebutnya.*

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *