• February 23, 2024
  • Last Update February 23, 2024 2:28 pm
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Bangunan Hotel Pantai Kaliantan di Bakar Massa, Investor Cemas Investasi di Lotim

Bangunan Hotel  Pantai Kaliantan di Bakar Massa, Investor Cemas Investasi di Lotim

Lotim sergapye–Dibakarnya fasilitas dan bangunan hotel dan fasilitas pariwisata lainnya  oleh  tindakan anarkis ratusan petani rumput laut dan nelayan Lombok Selatan Lombok Timur Nusa Tenggara Barat bisa mencoreng nama daerah.

Investor akan takut datang dan berinvestasi membangun pariwisata yang selama ini dicanangkan pemerintah. Terjadinya kejadian ini i akibat lambannya pemerintah daerah menyelesaikan persoalan masyarakat dan perusahaan yang membangun hotel di kawasan pantai Selatan.

Pada hari Senin (30/1) hingga selasa pagi (31/1) massa membakar bangunan  ska merobohkan tembok pagar milik PT. Temada Pumas Abadi di wilayah Srewe Desa Jerowaru Lombok Timur.

Aksi massa itu beby cepat datang dan merangsang ke lokasi kejadian dan secara membabi buta melakukan  pengrusakan disertai pembakaran.

Massa yang beringas tidak perduli dengan ketakutan karyawan hotel yang ada dipantai Srewe. Meski karyawan hotel meminta jangan melakukan anarkis dan pembakaran namun tidak dihiraukan warga.

Kobaran api dengan cepat membubung dan menghabiskan bangunan, hari kelam di Srewe itu ditambah hembusan angin laut menyebabkan api dengan cepat menjalar. Kepulan api terlihat menggulung ke udara. .

Kasus pembakaran diduga akibat emosi warga karena pihak perusahaan melakukan penembokan 100 meter sehingga menghalangi para petani rumput laut dan nelayan yang akan mencari rizki di pantai tersebut.

Pihak Desa dan Kecamatan Jerowaru telah mempertemukan ke dua belah pihak, namun hasilnya tetap mengecewakan warga. Pada Sebelum kejadian pemerintah kecamatan dan desa datang kelokasi melakukan mediasi antara pihak perusahaan dan masyarakat.

Tapi begitu perwakilan pemerintah pulang dari tempat itu, ratusan warga yanng berdatangan bukannya pulang. Mereka melanjutkan emosinya dengan tindakan anarkis hingga hotel tersebut ludes terbakar hingga pagi.

Setelah kejadian Kapolres Lombok Timur (Lotim) AKBP Hery Indra Cahyono bersama Dandim 1615 Lotim Letnan Kolonel Inf Amin Muhammad Said datang ke lokasi  Selasa, (31/1).

Bangunann milik PT. Temada Pumas Abadi yang berlokasi di Tampah Bolek, Dusun Kaliantan, Desa seriwe, Kecamatan Jerowaru sudah hangus terbakar.

“Sebelum terjadinya pembakaran kami bersama Camat, Danramil, dan Posramil Jerowaru sudah mengimbau  warga agar tidak melakukan tindakan anarkis seperti merusak tembok pagar bahkan melakukan perusakan lainnya,” Ujar Kapolsek Jerowaru Yudha.

Ketika dilakukan pertemuan antara pihak perusahaan dan sekitar150 warga, saat itu mereka bersepakat dengan syarat agar PT. Tamada membuka tembok sepadan bibir pantai sepanjang 100 meter untuk di tempati warga untuk menjemur rumput laut,” lanjut kapolsek Jerowaru itu.

Namun sangat disayangkan, justru pembakaran dan pengrusakan tembok terjadi setelah musyawarah dilakukan. Aksi massa membakar tempat itu  sekitar pukul 11:30 wita Senin

Kapolres Lotim melalui Kasi Humas Nikolas Osman mengatakan begitu mendapat laporan kejadian itu, Polres Lotim langsung menerjunkan  personil ke TKP guna melakukan pengamanan.(smile)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *