• April 17, 2024
  • Last Update April 16, 2024 11:59 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Sembalun Bakal Dipertahankan Menjadi Lumbung Penghasil Bawang Putih

Sembalun Bakal Dipertahankan Menjadi Lumbung Penghasil Bawang Putih

Lotim sergapye— Predikat Sembalun Lombok Timur sebagai salah satu  daerah penghasil Bawang Putih di Indonesia akan dipertahankan pemerintah meski kawasan ini belakangan beralih fungsi menjadi daerah tujuan kunjungan wisata.

Keberpihak Lombok Timur terhadap sektor pertanian, yang diantaranya ditunjukkan dengan Peraturan Daerah tentang perlindungan alih fungsi lahan mendapat pujian Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Jan Samuel Maringka.

Ia menyebut Lotim dapat dijadikan contoh bagi daerah lain, “Artinya kepemimpinan beliau memiliki keberpihakan terhadap pertanian, dan itulah yang kita harapkan bisa menjadi contoh di kabupaten lain,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Jan pada kunjungannya di Lombok Timur pada pesta panen raya bawang putih di kecamatan Sembalun, Bumbung.Jumat (11/8)

Memuji koordinasi dan sinergisitas Lombok Timur, ia menjelaskan kehadirannya adalah untuk memastikan program kementerian pertanian berjalan dengan baik dan tepat waktu. Ia pun mengaku bangga atas hasil panen bawang putih tersebut yang umbinya hampir sama dengan bawang putih impor. Karenanya ia optimis kebutuhan bawang putih dapat terpenuhi dari produk lokal.

Sementara itu Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy dengan bangga menyatakan semua jenis tanaman dapat hidup di daerah ini mulai dari padi yang merupakan penyangga kebutuhan hidup masyarakat, vanili, bawang merah, bawang putih hingga produksi jagung.

Namun disayangkan masih dikelola secara sederhana dan dalam bentuk mentah. Ia berharap ke depan diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi.

Terkait bawang putih, Bupati menyebut program pengembangan bawang putih di Lombok Timur seperti swakelola dan upland yang dipercayakan kementerian berjalan baik dan menjadi andalan hidup masyarakat.

Kegiatan yang dibuka tandang mendet tersebut dihadiri pula Forkopimda, Pimpinan OPD, BUMD, BUMN, camat, kades tokoh agama dan petani setempat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *