• February 23, 2024
  • Last Update February 23, 2024 2:28 pm
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Sakit Jiwanya Kambuh, Warga Bonjeruk Lombok Tengah Gantung Diri

Sakit Jiwanya Kambuh, Warga Bonjeruk Lombok Tengah Gantung Diri

Loteng sergapye--Sudah lama mengidap sakit jiwa dan menjadi salah seorang pasien Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Mataram tidak membuat seorang pria bernama Nasipudin sembuh total.

Warga Dasan Nangka Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah ini justru membuat warga geger karena dia nekat menghabisi jiwanya dengan gantung diri pada sebuah pohon nangka, Sabtu 20/05/2023 sekira pukul 06.00. wita.

Ironisnya, Laki laki, 29 tahun alamat Dasan Nangke Dusun Bonjeruk Duah Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah ditemukan tergantung oleh anaknya sekira pukul 07.30 wita saat ia hendak pergi ke rumah neneknya. Setiba di lokasi melihat ayahnya tergantung pada sebuah pohon nangka.

Saksi segera memberitahukan Hasan Basri yang merupakan anggota BKD Desa Bonjeruk yang kebetulan saat itu melintas di sekitar TKP hendak pergi ke pasar melaksanakan pengamanan di pasar.

Setelah diberitahukan Hasan Basri langsung mengecek korban dan memang bener korban dalam keadaan tergantung di pohon nangka dengan seutas tali tambang warna biru (tali nilon).

Ia pun langsung memberitahukan pihak kepolisian sektor Jonggat.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Jonggat AKP Bambang Sutrisno dalam keterangan tertulisnya membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Menerima laporan tentang peristiwa tersebut anggota Polsek Jonggat langsung turun ke TKP melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi” Kata Kapolsek.

Keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi maupun visum terhadap korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah dan menerimanya dengan ihklas yang dibuktikan dengan penanda tanganan surat pernyataan penolakan outopsi.

“Dari keterangan keluarga korban
Catatan suara
bahwa korban selama ini mengalami gangguan kejiwaan akan tetapi tetap berinteraksi dengan warga masyarakat setempat” tambah Bambang

“Korban oleh pihak keluarga rutin dibawa ke Rumah Sakit jiwa Muatiara Sukma Selagalas Mataram dalam rangka pengobatan” tutup Bambang.(smile)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *