• December 10, 2022
  • Last Update December 9, 2022 9:50 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Kasus Penemuan mayat Bayi di Tepi Pantai Uringan Hebohkan Warga, Pelaku Sedang Diburu Aparat

Kasus Penemuan mayat Bayi di Tepi Pantai Uringan Hebohkan Warga, Pelaku  Sedang Diburu Aparat

Lobar sergapye – Masyarakat dihebohkan penemuan mayat bahkan videonya viral di medsos, kejadiannya di Dusun Padang Reak, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Mayat bayi atau orok ditemukam warga di pinggir pantai uringan, , Senin (4/7/2022) sekitar pukul 21.30 wita.

Kapolres Lombok Barat  melalui Kapolsek Labuapi Iptu Agus Priyo Wahyono mbenarkan. “Iya benar, berawal informasi masyarakat Dusun Padang Reak, sehingga Team Unit Reskrim dan anggota Jaga Polsek Labuapi langsung menindaklanjuti terkait penemuan Mayat bayi atau orok ini,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menuturkan awal mula penemuan Mayat bayi pada saat itu Zulkarnaen, laki-laki (34) selaku pelapor hendak pulang dari memancing di laut.

Saat itu Zulkarnaen, merupakan warga asal Dusun Bajur Kalijaga Desa Bajur Kecamatan Labuapi Lombok Barat ini berjalan bersama saksi lainnya berjalan menepi di bibir pantai. Dia berjalan bersama saksi lainnya yakni Zainudin, 55 Tahun, dengan alamat yang sama.

“Pelapor menginjak gundukan pasir dan pelapor merasa curiga akan gundukan pasir tersebut. Kemudian pelapor menunduk dan melihat ada selembar kain yang tertanam,” jelasnya.

Kemudian pelapor bersama saksi pun menggali gundukan pasir tersebut dan menarik ujung kain yang tertanam tersebut dan setelah terlepas.

“Ternyata pelapor melihat bayi orok dalam keadaan terbungkus kain warna Coklat dan kuning dan kondisi bayi orok yang diketahui berjenis kelamin Perempuan itu, sudah dalam keadaan meninggal dunia,” pungkasnya.

Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian ke Polsek Labuapi untuk kemudian menindaklanjutinya dengan langsung mendatangi TKP.

“Sesampainya di Tempat kejadian Perkara (TKP), melakukan olah TKP selanjutnya membawa Mayat bayi atau orok tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara. Untuk melakukan penitipan guna upaya penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan Saksi – saksi, sedangkan untuk pelakunya masih dalam penyelidikan Polisi.
“Masih kita selidiki, siapa pelaku pembuang bayi atau orok tersebut,” tandasnya.(bayu)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *