• June 20, 2024
  • Last Update June 20, 2024 9:26 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Jika Terpilih jadi Senator RI, Dokter Cantik Ini Siap Perjuangkan Kesejahteraan Paramedis dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat NTB

Jika Terpilih jadi Senator RI, Dokter Cantik Ini Siap Perjuangkan Kesejahteraan Paramedis dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat NTB

Menjadi dokter bukanlah Sebuah halangan untuk terjun ke dunia politik, setidaknya itu dilakukan dokter Sa’adatul Hayati Putri. Dokter berparas Ayu kelahiran Pancor Lombok Timur ini menjadi salah satu kandidat senator RI asal NTB yang akan berkompetisi pada pemilihan calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) tahun 2024

Ingin mendedikasikan keilmuannya di bidang kesehatan, Dokter Putri panggilan akrabnya berambisi hendak memperjuangkan nasib para tenaga medis yang lebih baik, lebih bermartabat dan lebih sejahtera.

Kesehatan masyarakat di pulau Lombok dan NTB yang lebih baik juga menjadi salah satu tekad yang ingin diperjuangkan. Semua itu hanya bisa dilakukan bila dirinya terpilih menjadi anggota DPD RI yang nantinya  ikut terlibat dalam penyusunan undang undang dan pengadaan penganggaran.

Menurut dokter muda ini, masalah kesehatan adalah persoalan klasik yang masih terjadi di Indonesia tidak terkecuali di Propinsi Nusa Tenggara Barat. Contoh masih tingginya angka stunting,  angka gizi buruk yang tinggi, kematian ibu dan bayi serta persoalan kesehatan lainnya.

Disisi lain, perhatian pemerintah terhadap paramedis dan tenaga dokter dinilai dokter putri masih kurang. Padahal, kata Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) NTB ini, tenaga mereka mutlak diperlukan oleh rakyat dalam hal kesehatan.

“Inilah yang menjadi tekad saya maju menjadi perwakilan paramedis yang ada di NTB,” katanya di sela-sela kesibukannya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Selasa 16 Mei 2023.

Bagi dokter muda Sa’adatil Hayati Putri, jaminan kesehatan dan kesejahteraan dua arah adalah suatu keharusan. Artinya, kata dia, antara paramedis dan rakyat harus mendapat jaminan kesehatan dan kesejahteraan yang dipayungi oleh regulasi.

Selama ini, sebut Calon DPD NTB ini, semboyan kesehatan adalah yang utama menjadi sebuah prinsip yang tidak berwujud. “Itu khususnya bagi rakyat menengah ke bawah,” katanya.

Mendapatkan jaminan kesehatan, katanya, harus diukur dengan jumlah uang yang dimiliki. Padahal, sebut dia, kesehatan adalah hak yang paling vital bagi setiap rakyat. Dengan jaminan kesehatan yang harus dimiliki oleh rakyat NTB ini, katanya, maka dengan sendirinya kesejahteraan rakyat akan meningkat.

“Harus diingat, indikator kesehatan rakyat adalah salah satu item pokok maju mundurnya sebuah daerah,” katanya.(Bayu)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *