• July 27, 2026
  • Last Update July 27, 2026 7:17 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Bupati Haerul Warisin: Pemerintah Harus Berterima Kasih ke Swasta dan Ponpes atas Pendidikan di Lotim

Bupati Haerul Warisin: Pemerintah Harus Berterima Kasih ke Swasta dan Ponpes atas Pendidikan di Lotim

Lotim Sergapye –

Pemerintah harus berterima kasih kepada pihak swasta karena telah membantu menyediakan lembaga pendidikan bagi masyarakat. Apresiasi itu termasuk harus disampaikan kepada Pondok Pesantren Darul Muttaqien NWDI Perian yang tahun ini saja menampung 1.400 siswa.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati H. Haerul Warisin ketika menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Pondok Pesantren Darul Muttaqien NWDI Perian ke-79.

“Pemikiran kita, kalau tidak ada Al-Maghfurullah, Tuan Guru, Kakek kita yang ada di Pancor, bagaimana beratnya pendidikan di Lombok Timur? Berat sekali dia. Di mana orang-orang akan bersekolah, di mana orang-orang akan menimba ilmu? Ini harus disyukuri oleh Pemerintah, termasuk oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur,” tegas Bupati.

Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya juga mengakui kualitas pendidikan pondok pesantren yang juga menanamkan kesederhanaan. Karena itu Bupati berharap santri Ponpes dapat mengisi Sekolah Garuda yang rencananya akan dibangun di daerah ini. Bupati menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Garuda di Lotim telah mendapat persetujuan Pemerintah Pusat.

Bupati juga berjanji memberikan dukungan terhadap pengembangan Ponpes tersebut. Ia berharap ponpes ini semakin maju dan berkembang, baik secara fisik maupun kualitas.

Pemda Lotim, dijelaskan Bupati, juga tengah mengupayakan membangun sekolah rakyat untuk menampung para siswa tidak mampu agar dapat mengenyam pendidikan berkualitas. Saat ini para siswa sekolah rakyat masih belajar di BPVP Lombok Timur dan di eks Akper.

Haul Ponpes ini juga dirangkaikan dengan Haul ke-18 TGH. Ma`shum Qasim, yang merupakan pendiri Ponpes tersebut.

Hadir pula pada kesempatan itu Pengurus Besar NWDI TGH. Zainul Majdi, Forkopimda Lotim, dan Camat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *