• December 10, 2022
  • Last Update December 9, 2022 9:50 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Demi Kepentingan Rakyat Lotim, Sukiman Azmy Mundur Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Demokrat NTB

Demi Kepentingan Rakyat Lotim, Sukiman Azmy Mundur Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Demokrat NTB

Demi menuntaskan janji politiknya ke masyarakat, ketua Dewan Pertimbangan Partai Demokrat NTB yang juga Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy  undur diri dari Partai berlambang Mercy. Sikap politik bupati dua periode ini bikin heboh masyarakat dan perpolitikan di daerah Bumi Gora. 

Bila disimak alasannya mundur, ya cukup kelasik yakni ingin mengabdikan sisa waktu tugasnya sebagai pelayanan masyarakat dan ingin menuntaskan visi misinya sebagai Bupati Lombok Timur hingga akhir masa jabatan 2024.

Mundurnya dari Demokrat dengan jabatan cukup mentereng sebagai dewan Pertimbangan Partai besar bikin tentu orang geleng geleng kepala padahal dia disebut bakal calon gubernur NTB 2024 yang membutuhkan kendaraan politik sebagai tiket Pilgub NTB.

“Pengunduran HM. Sukiman Azmy sebagai ketua Dewan Pembina Demokrat NTB, itu langkah berani dan nyaris tidak pernah dilakukan pengurus atau pimpinan parpol lainnya di daerah Bumi Gora, ” ujar salah seorang wartawan senior NTB kepada media ini, Minggu (28/8).

Sebelum keluar,  Sukiman Azmy tentu ny sudah memperhitungkan manfaat dan mudarat dari langkah yang diambil. “Meski bukan tipikal seorang politikus mumpuni, pensiunan prajurit TNI (Dandim Lotim) dan Bupati Lombok Timur dua periode ini mempunyai hitungan dan kalkulasi politik yang cermat,’ ujarnya.

kapasitas nya sebagai Bupati Lotim dua periode dan kuatnya dukungan masyarakat  memintanya bertarung di Pilgub NTB 2024, membuktikan Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) NTB ini adalah seorang yang layak diperhitungkan secara politik.

Seperti diungkapkan Sukiman Azmy, ada beberapa parpol besar meminangnya menjadi calon anggota DPR RI. ” Saya bilang ke mereka saya masih fokus menyelesaikan tugas dan amanah yang diberikan masyarakat Lotim,”katanya.

Soal dukungan masyarakat yang meminta nya maju berlaga di pentas Demokrasi Pilgub NTB, Sukiman akan istiqomah bila itu keinginan dan harapan masyarakat.

Disadarinya tanpa dorongan dan dukungan masyarakat, apa yang diperjuangkan tidak akan menggapai hasil. ” insya Allah dengan ijin dari Allah SWT dan dukungan semua pihak kita maju dalam Pilgub NTB, “sebutnya dalam suatu kesempatan.

Soal kendaraan politik dari Partai Demokrat yang kini lepas dari tangan, bagi Sukiman Azmy Allah SWT mempunyai cara sendiri untuk mengantar seseorang sebagai pemimpin, apakah dia jadi Presiden, Gubernur, Bupati hingga Kades dan RT.

Seperti rame dibicarakan media, pengakuan secara belak- belakan Sukiman Azmy saat diwawancarai media. Tanggal 25 Agustus dirinya sudah melayangkan surat pengunduran diri ke DPP Partai Demokrat di Jakarta dan suratnya ditembuskan ke Pengurus DPD Partai Demokrat NTB.

Alasannya keluar cukup sederhana di mata masyarakat, namun penuh makan bagi orang politik. Sukiman Azmy ingin   fokus menuntaskan visi dan misi SUKMA, mengingat masa jabatannya menjadi bupati tinggal satu tahun lagi.

Sebagai orang yang mewakapkan diri untuk masyarakat Lombok Timur, Sukiman Azmy lebih memilih  fokus bekerja  untuk rakyat sesuai dengan target RPJMD tahun 2018-2023. Tentu saja ini dilakukan untuk memenuhi janji politik yang diucapkan saat dilantik jadi bupati.

Alasan lainnya, Sukiman Azmy sedang kuliah S2, dirinya  ingin fokus untuk menyelesaikan program doktoralnya, di samping ia juga ingin fokus untuk memimpin Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) NTB, mengingat saat ini Sukiman adalah Ketua PW IPHI NTB.

Itulah berbagai pertimbangannya Sukiman Azmy pamit undur diri sebagai ketua dewan Pertimbangan Demokrat NTB dengan bersifat pribadi dan tanggung jawab nya sebagai bupati Lotim. Pasalnya bila tetapi sebagai ketua dewan pertimbangan  Partai maka dia tidak bisa berbuat maksimal  untuk Partai Demokrat.(Bayu)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *