Selong sergapye—Masyarakat sebaiknya tidak membiarkan anaknya mian hujan atau berlian di aliran sungai saat hujan turun teras. Seorang bocah bernama Siti Maulida terseret air sungai dan ditemukan 300 meter dari rumahnya,
Kejadian naas itu di dusun Tuntel Desa Masbagik Timur Kec. Masbagik Kab. Lotim, Sabtu kemarin. Korban Siti Maulida (6) bocah dari dusun Penyaong Desa Masbagik Timur Kec. Masbagik Lombok Timur.
Saksi dilokasi kejadian antara lain Haditsyah (48) , Wira (15), Azmi (12) dan dan Budi (12 ) semuanya warga Dusun Tuntel.
Kronologis kejadian:
Sekira pkl 10.00 WITA saodara AYUSI melihat korban sedang bermain hujan di pinggir kali yang berada di samping rumahnya, pada saat itu saodara AYUSI baru pulang ngojek dan sempat memberi tahu korban dengan bekata “SITI NAIK, JANGAN MAIN HUJAN, SOALNYA AIR KALI SEDANG BESAR “ Namun Siti bilang “TIDAK MAU”. saodara AYUSI berkata lagi “NAIK AJA NANTI SAYA KASITAHU BAPAKMU”. namun siti menjamawab “TIDAK MAU” dan saodara AYUSI meninggalkanya.
-Sekira PKL 13.00 WITA Pada sat itu saksi HADITSYAH sedang menggoreng makanan di rumahnya dan mendengar 3 orang anak kecil yg berlari dengan mengatakan ada kaki di sungai setelah itu saudari HADITSYAH meminta anak2 tersebut mengantarkannya ke TKP, sesampai di TKP HADITSYAH melihat korban dengan kaki yg kelihatan dan badan serta kepala tertutup oleh pelapah pinang,setelah itu HADITSYAH berteriak meminta tolong dan masyarakat berdatangan yg kemudian masyaratak atas nama AMAK UJI mengangkat korban ke atas dan melihat korban sudah dalam keadaan meninggal tidak lama kemudian salah satu masyarakat atas nama YAHYA mengumumkan lewat corong masjid tuntel sehingga masyarakat berdatangan dan ada yg mengenal korban adalah putri dari Bapak AKMAL dan ibu MUQ yg beralamat di dusun Penyaong desa masbagik timur kec masbagik,Kemudian saodara M KADRI selaku keluarga Korban membawa korban ke rumah duka untuk di serahkan kepada kedua orang tua dan keluarganya.(smile)
