• February 25, 2026
  • Last Update February 25, 2026 2:18 am
  • Nusa Tenggara Barat Indonesia

Bupati Lanjutkan Safari di Kecamatan Wanasaba

Bupati Lanjutkan Safari di Kecamatan Wanasaba

Lotim Sergapye –

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Forkopimda dan sejumlah pimpinan OPD melanjutkan Safari Ramadan Pemda Tahun 1447 H/ 2026 M. Giliran masyarakat dusun Gerisak, Wanasaba Daya, Kecamatan Wanasaba dan sekitarnya yang mendapat kunjungan pada Selasa (24/2). Safari berlangsung di Masjid At-Taqwa Dusun Gerisak.

Bupati mengapresiasi angka kemiskinan Wanasaba yang dinilai kecil. Ia menilai hal tersebut karena masyarakat dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Kecamatan Wanasaba dinilai maju dalam sektor pertanian dan peternakan. Selain Wanasaba, Sembalun juga disebutnya sebagai kecamatan yang bebas dari kemiskinan.  Ia berharap ke depan akan semakin banyak wilayah yang dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki sehingga angka kemiskinan di daerah ini dapat terus menurun.

Bupati pada kesempatan tersebut juga mengaku setahun kepemimpinannya nyaris tidak pernah menghadiri undangan keagamaan. Dipermaklumkannya hal itu karena ia berupaya untuk menarik dana pusat ke Lombok Timur, mengingat keterbatasan anggaran karena banyak dana yang dipotong oleh pemerintah pusat.

“Karena kita mau bangun Lombok Timur ini. Karena kita kurang uang dan kita tahu bahwa uang itu adanya di Menteri-menteri di Jakarta,” jelasnya, “karena di Pak Menterilah ada uang itu.”

Diantara hasil kunjungan tersebut adalah keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) senilai Rp 23 miliar. Keberadaan KNMP ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Hal itu sejalan pula dengan keberadaan SPPG yang tidak hanya memberikan asupan makanan bagi siswa sekolah, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Dengan begitu secara bertahap tingkat kemiskinan dan kemiskinan ekstrem dapat terus berkurang.

“Kalau semua masyarakat Lombok Timur dapat bekerja, pekerjaan, maka ini salah satu bukti bahwa kita akan menuju kesejahteraan. Kita insyaallah akan sejahtera,” ujarnya optimis.

Selain itu Pemda juga berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait 97 ribu warga yang dihapus namanya sebagai peserta BPJS Kesehatan. Pemda mengupayakan agar masyarakat tersebut dapat kembali diakomodasi Pemerintah pusat sebagai penerima bantuan iuran dari pemerintah pusat.

Menutup sambutannya, Bupati  berharap masyarakat dapat menyemarakkan bulan ramdan dan tetap bergembira.

Sejumlah OPD yang mendampingi Bupati pada kesempatan tersebut antara lain Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas PUPR, Dukcapil, Bappeda, BPKAD. Selain itu hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta staf ahli Bupati juga Kepala Bagian lingkup Setda Lombok Timur.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *