Lobar sergapye–Jambtet di jalan raya masih menjadi ancaman di Pulau Lombok. Pelaku berinisial MS (31) warga Desa Labulia, Kecamatan Jonggat Lombok Tengah ditangkap
Tim Puma Polres Lobar, Senin (20/12).
Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Reskrim Iptu I Made Dharma mengatakan, pencurian dengan kekerasan ini menimpa seorang mahasiswi.
“Korbannya seorang mahasiswi 21 tahun, asal Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan Lombok Barat,” ungkapnya, Selasa (21/12/2021).
Kasus jambret terjadu sekitar pukul 07.30 wita, Minggu 12 Desember lalu, saat itu korban melintas di Jalan raya Bay Pas BIL I, arah Lombok Barat menuju Mataram tepatnya di Lingkungan Dasan Geres, Kelurahan Dasan Geres, Gerung, korban hendak pergi Laundry baju,” ucapnya.
Dari arah belakang, pelaku berboncengan dua menggunakan sepeda motor dengan list merah hitam mengejar korban.
“Korban tidak mengetahui nomor polisi dan merk sepeda motor tersebut, menyalip korban dari arah kiri selanjutnya mengambil handphone milik korban,” katanya.
HP tersebut disimpan korban di kantung Sepeda motornya, yang menyebabkan korban hampir terjatuh.
” Setelah berhasil merampas HP dengan paksa kemudian pelaku kabur ke arah tempos dan korban sempat mengejar pelaku sampai desa Kuripan induk, namun korban tidak berhasil menemukan keberadaan pelaku,” ujarnya.
Saat melapor ke kantor polisi, korbna menjelaskan pelaku pada saat itu menggunakan masker warna hitam, dan pelaku berhasil melarikan diri.
Adapun barang – barang milik korban yang dapat di ambil oleh pelaku diantaranya satu lembar ATM BNI milik korban, Uang tunai Rp. 600 ribu, dan satu Unit Handphone merk VIVO.
Kejadian pencurian tersebut mengakibatkan korban mengalami kerugian Sebesar Rp. 3 juta.
Aetelah Sat Reskrim melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku, akhirnya berhasil menemukan barang bukti.
Keberadaan Barang bukti HP tersebut diketahui setelah pelaku menjualnya secara online, dan penjualnya mengarah kepada MS.
“Kemudian Tim mencari keberadaan MS, yang merupakan warga Desa Labulia, Kecamatan Jonggat Lombok Tengah,” katanya.
Setelah melakukan pengejaran dan menelusuri keberadaan MS, akhirnya mendapatkan bahwa MS sedang melintas di Jalan Raya Giri Sasak.
“Akhirnya Tim berhasil mengamankan MS ketika sedang menuju di Dusun Enjak, Desa Labulia, Kec. Jonggat.
MS Mengakui melakukan pencurian penjambretan tersebut Sementara satu pelaku lainnya jadi buruan pihak kepolisian.
Barang Bukti yang diamankan diantaranya satu Unit Handphone merk VIVO Y12 dan satu Unit Sepeda Motor Merk Yamaha Bison Warna Merah Hitam.
Tersangka terancam 5 tahun penjara.(bayu)